Basket Kursi Roda, Olahraga Unik Para Pengguna Kursi Roda

Pada masa kini olahraga basket bukan olahraga yang asing lagi bagi masyarakat. Lapangan basket serta ring basket sudah menjadi pemandangan lumrah di sekolah-sekolah. Turnamen-turnamen basket pun tidak jarang digelar di masyarakat, mulai dari acara Porseni hingga sekelas NBA atau National Basketball Association di negeri Paman Sam. Pertandingan berlangsung sangat dinamis dimana para pemain berlarian ke sana kemari, menggiring bola, hingga melemparkannya ke dalam ring.
Namun bagaimana dengan teman-teman kita yang duduk di kursi roda? Ternyata, teman-teman kita yang duduk di kursi roda pun tidak mau kalah. Mereka pun dapat memainkan bola basket, tentunya dengan sedikit penyesuaian. Bahkan, olahraga bola basket yang dimainkan sambil duduk di atas kursi roda ini sudah sering dipertandingkan di ajang internasional seperti Paralimpiade. Demikian pula pada event Asian Para Games yang berlangsung pada tanggal 6 hingga 13 Oktober di stadion Gelora Bung Karno, olahraga ini terdapat pula dalam daftar cabang olahraga yang akan dipertandingkan.
Basket kursi roda pertama kali dimainkan di dua rumah sakit veteran Perang Dunia II yaitu di Corona Naval Station, California, dan Framingham, Massachusetts,
Amerika Serikat, pada tahun 1945. Kemudian, tahun 1948, veteran perang Inggris mulai memainkan olahraga ini di rumah sakit Stoke Madeville.
Turnamen basket kursi roda pertama diadakan di Illinois, Amerika Serikat, pada tahun 1949. Setelah itu, National Wheelchair Basketball Association NWBA
resmi berdiri di Amerika Serikat. Kemudian pada Paralympic Games 1960 di Roma, Italia, basket kursi roda dipertandingkan secara resmi. Ketika itu olahraga ini hanya diperuntukkan bagi atlet putra. Namun Di 1968, atlet putri juga turut ambil bagian dalam pertandingan ini.
Sedangkan di Indonesia sendiri basket kursi roda masih terhitung baru. Olahraga ini dibawa oleh Donald Santoso yang kini menjadi kapten timnas basket kursi roda Indonesia pada awal tahun 2018. Donald yang menempuh pendidikannya di Amerika Serikat ini pula yang membentuk timnas basket kursi roda. Proses pembentukan tim ini tidak mudah. Belum adanya atlet basket kursi roda di negeri ini ketika itu membuat Indonesia harus menyeleksi para difabel yang mempunyai basic di cabang olahraga lainnya untuk menjadi atlet basket kursi roda.
Dalam seleksi itu akhirnya terbentuklah tim tersebut, dengan Donald Santoso sebagai kapten. Donald adalah seorang warga negara Indonesia yang menempuh pendidikan di Amerika Serikat. Di negeri Paman Sam itulah ia memperoleh pengalaman bermain basket kursi roda, bahkan ia terpilih untuk memperkuat tim kampusnya, yaitu Arizona State University untuk berlaga di National Wheelchair Basketball Association (NWBA. Pengalaman inilah yang membuatnya terpilih menjadi kapten tim basket kursi roda Indonesia.
Olahraga yang terhitung baru di Indonesia ini memiliki keunikan yang tidak dimiliki cabang olahraga lain.
Keunikan dari cabang olahraga baru ini tidak hanya terletak pada penggunaan kursi roda sebagai sarana pergerakan pemain. Menurut Pelatih nasional basket kursi roda Indonesia, Fajar Brillianto, mengatakan keistimewaan pebasket kursi roda adalah semangatnya.
“Semangat mereka di atas rata-rata atlet pada umumnya,”
ujarnya.
Selain semangat, ada keistimewaan lain pemain basket kursi roda, yang belum tentu dimiliki pebasket pada umumnya. Berikut ini tiga keistimewaannya.
1. Kemampuan mengendalikan kursi roda
Halangan paling mendasar saat menjadi pebasket kursi roda adalah menguasai kursi roda sambil mengontrol bola. Kemampuan ini perlu dimiliki agar pemain basket tidak pecah perhatiannya dan kehilangan kontrol permainan saat membawa bola. Selain itu, kursi roda merupakan pengganti kaki sebagai alat mobilitas.
2. Kekuatan otot lengan, punggung, dan bahu
Ketiga bagian tubuh ini diperlukan saat melakukan gerakan-gerakan dalam basket. Seperti dribble bola, layup, dan menembakkan bola ke keranjang. Karena tinggi ring basket yang digunakan tidak berbeda dengan untuk pemain biasa, pebasket kursi roda perlu memiliki kekuatan otot lengan yang lebih besar. Kekuatan ini diperlukan untuk memberikan tekanan ketika menembakkan bola ke keranjang. Musababnya, pebasket kursi roda memiliki posisi yang lebih pendek dari pebasket
biasa.
3. Kekuatan otot pinggang
Kekuatan otot pinggang diperlukan saat pemain harus melakukan gerakan berputar atau menghindar. Menurut Fajar, saat melakukan gerakan berputar, pemain basket kursi roda memusatkan kekuatannya pada otot pinggang. Sebab, yang diputar bukan hanya badan bagian atas, tapi juga semua bagian kursi roda.
Di luar itu, olahraga ini tidak jauh berbeda dengan basket tradisional. Lapangan bola basket berbentuk persegi panjang dengan dua standar ukuran, yakni panjang 28,5 meter dan lebar 15 meter untuk standar National Basketball Association, dan panjang 26 meter dan lebar 14 meter untuk standar Federasi Bola Basket Internasional. Sedangkan keranjang memiliki ketinggian yang sama dengan bola basket tradisional, yaitu 3,05 meter dari tanah. Pertandingan berlangsung selama 4×10 menit dengan waktu Tembakan atau Shot Clock 24 detik.
Hal lain yang membedakan bola basket kursi roda dengan bola basket tradisional adalah sistem penilaian yang digunakan. Pada bola basket kursi roda sistem penilaian berdasarkan kepada tingkat kerusakan motorik pemain.
Pada awalnya, pemain yang bermain tidak boleh melebihi total poin 14.
Pemain juga diharuskan memiliki kartu dengan skor dan juga modifikasi yang mereka miliki di kursi roda.
Kursi roda yang digunakan dalam pertandingan ini juga tidak sembarangan. Benda yang digunakan untuk menopang pergerakan para pemain ini merupakan elemen penting dalam pertandingan, sehingga diperlukan peraturan tersendiri sebagai berikut :
• Kursi harus memiliki roda 3 ke 4, dan 2 belakang harus berukuran besar;
• Ban belakang harus berdiameter maksimal 66 centimeter dan harus memiliki dukungan tangan.
• Tinggi aksen maksimum harus 53 inci dari lantai dan pijakan kaki harus berada di 11 inches.
• Pemain mungkin memiliki bantalan dalam aksen hingga 10 sentimeter kecuali untuk pemain yang diberi peringkat 3.0 atau lebih tinggi, yang memiliki maksimum
5 sentimeter.
• Ban hitam, peralatan kemudi dan rem dilarang.
Aturan Dasar Bola Basket di Kursi Roda
Sekarang mari kita amati beberapa aturan dasar Basket kursi roda:
– Seorang pemain dianggap di luar lapangan saat kursinya setidaknya sedikit di luar batas lapangan atau sedang menginjak garis.
– Jika pemain melempar bola ke lawan untuk mengeluarkan bola, bola akan menjadi milik lawan.
Seorang pemain basket kursi roda membutuhkan satu atau dua dorongan saat bola berada di tangan atau di pangkuannya. Lebih dari dua dorongan, dianggap travelling.
– Pemain mungkin tidak lebih dari 3 detik di area yang membatasi lawan, kecuali bola di udara jika menerima rebound atau bola mati.
– Jika pemain memiliki bola dan ditekan oleh lawan, dia hanya bisa memiliki bola yang dimilikinya tanpa melempar atau menggiring bola selama 5 detik.
– Tim yang memiliki bola memiliki 10 detik untuk melewati garis tengah ke lapangan lawan.
Sejak menerima bola, setiap tim memiliki waktu 24 detik untuk menyerangnya, yang selesai saat bola dilemparkan dan paling sedikit menyentuh bola basket.
Demikianlah sekelumit gambaran mengenai olahraga bola basket kursi roda. Dengan kreativitas dan semangat kita sebagai kaum penyandang disabilitas tidak mustahil mendapatkan kesuksesan. Sampai jumpa di tulisan saya selanjutnya, salam akselerasi. (cpd)

Referensi :
 Basket di Kursi Roda [ Sejarah, Aturan, … ] – SportsRegras, sportsregras.com/id/basket-di-kursi-roda-sejarah-aturan/
 Harapan Baru Basket Kursi Roda Indonesia – mainbasket.com, mainbasket.com/r/2818/harapan-baru-basket-kursi-roda-indonesias
 3 Kemampuan Pebasket Kursi Roda yang Tak Dimiliki Pebasket Biasa – difabel Tempo.co, difabel.tempo.co/read/1105908/3-kemampuan-pebasket-kursi-roda-yang-tak-dimiliki-pebasket-biasa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s